Dua Pria Diamankan Polresta Tangerang karena Menipu Modus Karantina Mandiri

    Dua Pria Diamankan Polresta Tangerang karena Menipu Modus Karantina Mandiri

    TANGERANG - Dua orang pria masing-masing berinisial S alias Rio (41) warga Perum Sudirman, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang dan SR (50), warga Kampung Bugel, Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa diamankan Polresta Tangerang Polda Banten.

    Keduanya ditangkap lantaran diduga melakukan tindak pidana penipuan dengan modus menjanjikan karantina mandiri kepada orang yang baru kembali dari luar negeri.

    Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, Rabu (22/12/2021) menjelaskan, korban dari aksi kedua tersangka adalah WYN, pria kelahiran Korea Selatan berusia 63 tahun. WYN yang sudah berstatus warga negara Indonesia hendak kembali ke Indonesia usai dari Korea Selatan.

    TERUMBU.ID
    market.biz.id TERUMBU.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    "Melalui anak buahnya yang ada di Indonesia, korban ingin saat kembali ke Indonesia melakukan karantina mandiri di mess yang berada di komplek usaha korban di Desa Pasir Barat, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, " kata Wahyu.

    Wahyu melanjutkan, Selasa (24/8/2021), anak buah korban bertemu dengan kedua tersangka di salah satu rumah makan di Tigaraksa. Setelah mengutarakan tujuannya, kedua tersangka kemudian menjanjikan dapat membantu keinginan korban yang disampaikan oleh anak buah korban.

    WARTAPARLEMEN.COM
    market.biz.id WARTAPARLEMEN.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Kedua tersangka kemudian meminta uang sejumlah Rp25 juta dengan alasan pengurusan agar bisa melakukan karantina mandiri. Anak buah korban pun kemudian memberikan uang sejumlah yang diminta melalui transfer ke rekening tersangka S alias Rio.

    URBANESIA.ID
    market.biz.id URBANESIA.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    "Pada Rabu, 1 September 2021, korban tiba di Indonesia. Namun oleh otoritas bandara, korban dikarantina di lokasi yang sudah ditentukan pihak bandara, bukan dikarantina di mess perusahaan, " tutur Wahyu.

    Korban pun merasa tertipu dan dirugikan. Kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polresta Tangerang. Berdasarkan laporan itu, polisi melakukan pemanggilan kepada kedua tersangka. Namun 2 kali panggilan tidak diindahkan.

    PERS.CO.ID
    market.biz.id PERS.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Kedua tersangka pun kemudian diringkus pada Senin (20/12/2021) di rumah masing-masing. Kedua tersangka pun langsung dibawa ke Polresta Tangerang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 378 dan/atau 372 KUHP.

    (HMS/Sopiyan)

    Sopiyan hadi

    Sopiyan hadi

    Artikel Sebelumnya

    Kapolres Didampingi Kapolsek Tigaraksa  Besuk...

    Artikel Berikutnya

    Kapolresta Tangerang Tinjau Pelaksanaan...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 55

    Postingan Tahun ini: 2474

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 44

    Postingan Tahun ini: 1900

    Registered: May 25, 2021

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 19

    Postingan Tahun ini: 673

    Registered: Nov 15, 2021

    Ryawan Saiyed

    Ryawan Saiyed verified

    Postingan Bulan ini: 16

    Postingan Tahun ini: 754

    Registered: Nov 23, 2021

    Profle

    Syafruddin Adi verified

    Doa Lintas Agama dari Polri untuk Indonesia yang Lebih Baik 
    Cerita Rizalnutritionist dari UNAIR Menuju Cornell University
    Jaga Kondusifitas wilayah, Polsek Plampang Sita Puluhan Botol Minol
    UB dan Densus 88 Deklarasi Anti Radikalisme

    Rekomendasi

    Dansat Brimob Banten Lakukan Pengecekan Gladi Kotor Upacara HUT Bhayangkara ke-76
    Danlanud Abdulrachman Saleh Hadiri Penyerahan Sertifikat Aset TNI AU dari Menteri ATR/BPN
    Zainal Bintang: Teater Politik Indonesia, Drama Tirani Ambang Batas
    Doa Lintas Agama dari Polri untuk Indonesia yang Lebih Baik 
    Hoegeng Award, Kapolri Buka Ruang Kritik Untuk Terus Lakukan Perbaikan

    Ikuti Kami