Kejari Tetapkan 5 Tersangka Pengadaan Mobil Desa, 4 Diantaranya Mantan Kepala Desa

    Kejari Tetapkan 5 Tersangka Pengadaan Mobil Desa, 4 Diantaranya Mantan Kepala Desa

    KABUPATEN TANGERANG - Perkara pengadaan mobil desa berlanjut, hingga akhirnya kejaksaan negeri kabupaten Kabupaten Tangerang menetapkan 5 tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi pengadaan mobil desa, 4 diantaranya adalah mantan Kepala Desa, 1 diantaranya adalah mantan anggota DPRD Kabupaten Tangerang, kantor kejaksaan negeri kabupaten tangerang, kamis (9/06/2022).

    Ke empat Mantan Kepala Desa yang ditetapkan tersangka diantaranya adalah mantan Kades Pasir Gintung SN, mantan Kades Gaga M, mantan Kades Buaran Mangga DM dan mantan Kades.Bonisari STN, dan satu tersangka lain berinisial SA mantan anggota DPRD Kabupaten Tangerang.

    Nasi Goreng Campur
    market.biz.id Nasi Goreng Campur
    60% Rp 3.000
    Beli sekarang!

    "Kami tetapkan 5 tersangka dalam dugaan korupsi mobil operasional desa, 4 mantan Kades, 1 mantan anggota DPRD Kabupaten Tangerang, "terang Nova Eliza Saragih Kepala Kejari Kabupaten Tangerang, dalam jumpa pers di ruangannya, Kamis (9/6/2022).

    Nova mengatakan, modus yang dilakukan oleh pelaku dengan cara tidak membayarkan anggaran pengadaan mobil kepada shorum penyedia mobil, akibatnya kendaraan tersebut tidak memiliki surat kendaraan akibat tidak dibayar oleh kepala desa kepada shorum.

    WARTAADHYAKSA.COM
    market.biz.id WARTAADHYAKSA.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    "Pelaku akan kami tahan selama 20 hari ke depan, "terang Nova.

    Nova menambahkan  pada tahun 2018 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa ( DPMPD) mengeluarkan surat edaran kepada kepala desa, dan memperbolehkan Kades mengadakan pengadaan mobil operasional desa.

    "Ada 20 desa yang menganggarkan mobil operasional desa, diantaranya 4 mantan Kepala desa yang saat ini menjadi tersangka, "tandasnya.

    Sebelumnya diberitakan, Kejari Kabupaten Tangerang menaikan status penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan mobil desa ke penyidikan, hal tersebut dikatakan Kasi Intel Kejari Kabupaten Tangerang Ate, ke empat desa tersebut yakni Desa Gaga, desa Pasir Gintung, Buaran Mangga  dan desa  Bonisari.

    BIGISSUE.ID
    market.biz.id BIGISSUE.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Namun saat ditanya modus oknum dalam melakukan tindak pidana korupsi tersebut, pria yang pernah menjabat Kasi Pidsus Kejari Kota Tangsel ini  belum bisa memberikan keterangan detail 

    " Calon tersangka sudah ada, namun belum ditetapkan, silahkan hubungi Kasi Pidsus aja deh, "terang Ate. (Sopiyan)

    Tangerang
    Sopiyan hadi

    Sopiyan hadi

    Artikel Sebelumnya

    PPDB 2022, Yayasan Daarussa'adah Kabupaten...

    Artikel Berikutnya

    Komusba Gelar Deklarasi untuk Kemenangan...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 54

    Postingan Tahun ini: 2473

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 44

    Postingan Tahun ini: 1900

    Registered: May 25, 2021

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 18

    Postingan Tahun ini: 672

    Registered: Nov 15, 2021

    Ryawan Saiyed

    Ryawan Saiyed verified

    Postingan Bulan ini: 15

    Postingan Tahun ini: 753

    Registered: Nov 23, 2021

    Profle

    Syafruddin Adi verified

    Doa Lintas Agama dari Polri untuk Indonesia yang Lebih Baik 
    Cerita Rizalnutritionist dari UNAIR Menuju Cornell University
    Jaga Kondusifitas wilayah, Polsek Plampang Sita Puluhan Botol Minol
    UB dan Densus 88 Deklarasi Anti Radikalisme

    Rekomendasi

    Dansat Brimob Banten Lakukan Pengecekan Gladi Kotor Upacara HUT Bhayangkara ke-76
    Danlanud Abdulrachman Saleh Hadiri Penyerahan Sertifikat Aset TNI AU dari Menteri ATR/BPN
    Zainal Bintang: Teater Politik Indonesia, Drama Tirani Ambang Batas
    Doa Lintas Agama dari Polri untuk Indonesia yang Lebih Baik 
    Hoegeng Award, Kapolri Buka Ruang Kritik Untuk Terus Lakukan Perbaikan

    Ikuti Kami