Yati Istri Minanto Menangis Cerita Kondisi Suaminya Pasca Kecelakaan Saat Kerja Lalu di-PHK

    Yati Istri Minanto Menangis Cerita Kondisi Suaminya Pasca Kecelakaan Saat Kerja Lalu di-PHK

    TANGERANG - Yati (51) tak kuasa menahan air mata saat menceritakan kondisi suaminya pasca mengalami kecelakaan saat bekerja yang justru berbuah di-PHK (pemutusan hubungan kerja) oleh pihak PT BM Bekasi.

    "Suami saya ini telah mengabdi selama 11 tahun di perusahaan. Begitu mengalami musibah kecelakaan saat kerja, malah mendapat PHK. Kami sekeluarga sedih sekali, " ujar Yati sambil meneteskan air mata, Senin (14/2/2022).

    OPINIPUBLIK.ID
    market.biz.id OPINIPUBLIK.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Sebagai tulang pungguh keluarga, setelah sang suami Minanto tidak lagi bekerja, Yati pun kelimpungan membantu mencari penghasilan untuk keluarga. "Saya menjadi buruh mencuci. Untung ada tetangga sebelah rumah yang sering membantu kami sekeluarga, " ungkap Yati.

    Yati juga berharap, dua anaknya yakni Bagus dan Mega tidak sampai putus sekolah meski untuk keseharian hidup mengalami kesulitan. "Kami akan terus berusaha agar kebutuhan sehari-hari tercukupi, " katanya.

    Diberitakan sebelumnha, nasib Minanto (55) sungguh memprihatinkan. Sopir PT BM yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat ini mengalami remuk tulang kaki kanan saat bekerja. Peristiwa ini terjadi pada 15 Desember 2021 silam. 

    Tapi ironisnya, pasca mengalami musibah itu, pada tanggal 11 Januari 2022, Minanto justru mendapat surat pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak dari pihak perusahaan.

    JEJAKPOLITISI.COM
    market.biz.id JEJAKPOLITISI.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    "Kini, saya tidak bekerja lagi. Kami sekeluarga kesulitan keuangan untuk biaya hidup sehari-hari dan untuk biaya berobat. Saya terpaksa sampai menjual dua motor saya untuk mencukupi semua ini. Padahal, motor itu sangat penting dipakai anak-anak saya sekolah, " kata Minanto di rumahnya, Senin (14/2/2022).

    Minanto yang kini menganggur harus menanggung hidup istri dan dua anaknya. Bahkan, ia pun kini terpaksa berhutang sana-sini untuk mencukupi kebutuhan hidup.

    Menurutnya, alasan dirinya di-PHK oleh perusahaan itu karena dituduh memanipulasi kwitansi berobat saat kecelakaan. "Itu yang jadi alasan saya dipecat. Saya mengakui kwitansi itu bukan dari tempat berobat saya, tapi saya tidak pernah membesar-besarkan biaya pengobatan, " akunya.

    Atas pemutusan hubungan kerja ini, Minanto juga tidak mendapatkan pesangon. Pihak perusahaan hanya berniat memberikan uang sebagai bentuk tali asih senilai Rp5 juta. 

    WARTADESA.CO.ID
    market.biz.id WARTADESA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Namun, Minanto menolaknya. Ia merasa, nilai itu tidak sebanding dengan perjuangannya mengabdi kepada perusahaan itu selama 11 tahun. "Saya telah bekerja di perusahaan ini selama 11 tahun. Saat di-PHK akan diberikan uang nilainya Rp5 juta, karena itu saya menolak, " ungkapnya.

    Untuk memediasi persoalan ini, Minanto akan mengadukan hal tersebut kepada pihak Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi. "Saya ingin dimediasi pihak Pemerintah melalui Disnaker. Apalagi, selama 11 tahun bekerja ini, saya juga tidak mendapat Jamsostek dan saya tidak punya BPJS, " katanya.

    Sementara, saat diklarifikasi hal ini oleh tim JNI, Heru mewakili manajemen PT BM menyatakan bahwa PHK dilakukan karena Minanto dianggap telah memalsukan kwitansi. Karena itu, pihaknya akan memberikan kompensasi senilai Rp5 juta untuk PHK itu dan juga meminta Minanto dan keluarganya segera meninggalkan rumah milik perusahaan yang selama ini ditempati.

    TiMS/JNI

    Tangerang
    Sopiyan hadi

    Sopiyan hadi

    Artikel Sebelumnya

    Minanto Tuntut Keadilan, Cacat Kaki Saat...

    Artikel Berikutnya

    PJPT Gandeng Buddha Tzu Chi dan ASG Salurkan...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 509

    Postingan Tahun ini: 1856

    Registered: May 25, 2021

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 473

    Postingan Tahun ini: 2417

    Registered: Apr 8, 2021

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 181

    Postingan Tahun ini: 654

    Registered: Nov 15, 2021

    KODIM SURABAYA TIMUR

    KODIM SURABAYA TIMUR verified

    Postingan Bulan ini: 154

    Postingan Tahun ini: 553

    Registered: Oct 4, 2021

    Profle

    Narsono Son verified

    Lagi, Layanan Publik Kemenkumham Diapresiasi Menpan RB
    Lapas Narkotika Purwokerto Ikuti Bimtek Pengisian Pencatatan E-Tendering dan E-Kontrak 
    Tenaga Kesehatan Lapsustik Purwokerto Ikuti Pelatihan BTCLS
    Lapas Pasir Putih Ikuti Kegiatan Launching Kumham CSIRT, Secara Virtual

    Rekomendasi

    Maraknya Depot Jamu di Kabupaten Tangerang Menjual Miras Tanpa Izin
    Ombudsman RI Temukan Potensi Maladministrasi Dalam Proses Peralihan Pegawai BRIN
    Pangdam III/Siliwangi Sambut Kepulangan Prajurit Yonif 315/Garuda, Satgas Satuan Organik di Wilayah Papua
    Pengelolaan Absensi Manual vs Pengelolaan Absensi Online Berbasis Web dan Mobile, Mana yang Cocok bagi Perusahaan?
    Warga Pantura Tangerang Tuntut Hakim Tolak Praperadilan Jimmy Lie

    Ikuti Kami